A Story About…

Just an Ordinary Person

Attitude

What can make us become a great person…?? in my opinion, the answer is “Attitude”. We’ll never be a great person without a great attitude.

Attitude atau dalam bahasa Indonesia perilaku, itulah yang dapat membuat seseorang menjadi baik atau mempunyai citra baik di mata orang lain. Perilaku yang baik memang tidak pernah masuk dalam suatu kurikulum pembelajaran di bangku kuliah atau sekolah, namun berperilaku yang baik selalu ditanamkan sejak kecil oleh orang tua kita. Sehebat apapun seseorang, sepintar apapun seseorang, jika ia memiliki perilaku yang kurang baik atau perilaku yang buruk, maka orang tersebut hampir dapat dipastikan akan dijauhi oleh lingkungannya, entah itu lingkungan kerja atau lingkungan tempat tinggalnya.

Tidak dapat dipungkiri, banyak orang yang belajar untuk pintar, banyak orang melakukan riset dan penelitian untuk menghasilkan suatu penemuan yang luar biasa, banyak orang yang ngoprek biar jadi sakti, namun apakah banyak orang yang melakukan pembelajaran untuk berperilaku baik? Mungkin masih sedikit yang melakukannya. Etika berperilaku baik tidak pernah diajarkan. Tetapi ditanamkan. Pertama sekali sewaktu kanak-kanak oleh orang tua kita, keluarga, kemudian lingkungan dan selanjutnya seiring waktu, kita sendiri. Read more »

May 4, 2008 Posted by Angga | Corat-Coret | | 5 Comments

Akhirnya, database unit 5,2GB pindah partisi

Setelah kejadian server unit yang tidak bisa booting kemaren, hari ini server unit beroperasi dengan normal kembali. Satu lagi tugas yang harus diselesaikan, yaitu pemindahan database yang sebesar 5,2GB ke partisi yang baru tersebut. Sebelumnya semua servis pada server unti dimatikan semua (jika ada yang complain maaf yak, hehehe). Setelah itu, pindahkan isi database yang ada pada directory /usr/local/mysql/var/ ke partisi baru, pada directory /data/database . Prosesnya cukup lama juga, maklum 5,2GB (bisa bayangin database sebanyak apa, servernya server bo’ongan pula, bukan server beneran ,hehe).

Setelah proses itu selesai, edit file /etc/my.cnf , ganti parameter “datadir = /data/database” , hal ini akan membuat mysql megambil database dari directory /data/database . Belum selesai sampai di situ, selanjutnya ganti permission pada directory /data/database tersebut agar hanya bisa dibaca oleh root dan owner-nya saja, ketikkan “chmod -R 700 /data/database” . Lalu ganti owner dari directory tersebut menjadi mysql dengan mengetikkan “chown -R mysql /data/database/” . Yap, selesai, tinggal dijalankan servisnya seperti biasa.

Alhamdulillah semua servis berjalan dengan normal, insyaAllah database-nya normal semua (semoga, hehe). Kemudian database yang lama saya kompress (ketikkan “tar -czvr database-unit.tar.gz /usr/local/mysql/var/ ” . Dan hasil kompresi database tersebut saya backup ke beberapa server yang saya punya akses (padahal yang punya tu server ndak tau, gapapa lah, masih gede juga space HD-nya, hahaha). Lalu tahap terakhir, hapus semua database pada directory /usr/local/mysql/var (ketik “rm -rf /usr/local/mysql/var/*” ). Yups, tugas selesai, kini partisi yang terpakai 90% yang berisikan database itu sekarang hanya terpakai 59% . Hayuk unit2 yang pada mau hosting, silahkan kirim email ke admin@unit.itb.ac.id , insyaAllah masih bisa menampung website lagi, atau ditumpangin ke server hosting.itb.ac.id , hohoho…. :p

May 4, 2008 Posted by Angga | Corat-Coret, Ngoprek | | No Comments Yet