A Story About…

Just an Ordinary Person

Wisuda ITB Oktober 2007

Sabtu, 27 Oktober 2007 di ITB ada event yang sangat dinantikan oleh semua mahasiswa, event yang bernama “wisuda“. Hari Sabtu kemarin saya pergi ke kampus dengan tujuan utama untuk mengikuti Tutorial mata kuliah Medan Elektromagnetik, tapi akhirnya saya ikut acara wisudaan di HME (Himpunan Mahasiswa Elektroteknik), dan sempat mampir bentar untuk menyalami wisudawan dari ARC (Amateur Radio Club).

Seperti biasa wisudawan diarak dari SABUGA (Sasana Budaya Ganesha) ke kampus ITB, saya dan teman-teman hari HME berlari mengikuti arak-arakan. Sepanjang jalan kami meneriakkan yel-yel dan bernyanyi lagu-lagu Himpunan. Terdengar meriah, ramai, seru deh. Di situ saya merasa seperti ada kekuatan massa yang cukup besar dari massa HME, Himpunan yang katanya memiliki massa terbanyak. Kegembiraan juga terlihat jelas terpancar dari wajah-wajah para wisudawan yang diarak. Sesampainya di dalam kampus, dilakukan ritual keelektroan (halah, seperti apa aja ritual), yaitu penyetruman wisudawan. Kegiatan tersebut dilakukan di Plaza Widya, sekitar Tugu Sukarno.

Sempat terjadi kejadian yang tidak enak di sini, salah seorang dari anggota Himpunan lain (tidak saya sebut nama himpunan atau orangnya) memukul seorang dari HME, ketika itu massa Himpunan tersebut sedang melintas di dekat Tugu Sukarno, dan entah mengapa dia tiba-tiba memukul salah seorang teman saya hingga memancing kerusuhan antar Himpunan, untungnya kejadian ini dapat teratasi. Saya masih tidak habis pikir, kenapa mahasiswa ITB yang katanya kaya akan intelektualitas, institut yang katanya terbaik di bangsa ini, mahasiswanya masih seperti anak kecil, yang masih memilih adu otot untuk hal yang sepele. Apakah pantas kita disebut mahasiswa yang intelek? Benar kata salah satu wisudawan dari Himpunan tersebut kalau kita masih seperti anak kecil. Wisudawan tersebut sempat duduk diantara kami yang memakai jaket HME dan merangkul kami, dia menunjukkan kalo kita bisa damai, terima kasih mas, semoga sukses setelah lulus..!!

Beberapa Himpunan juga sempat melintas di sekitar kami, namun kita saling menghormati dan saling memberikan “salam ganesha” untuk saudara-saudara kita dari himpunan lain (kalau kaya gini kan enak, akur, bersahabat, karena kita satu, satu ITB). Sempat juga kaum adam dari HME mencari “pemandangan” dari Himpunan yang mayoritas massanya adalah kaum hawa, hehehe :p .

Setelah penyetruman berlangsung, terjadi perang air. Wah pokoknya dijamin basah kalo di sini. Yang ga kena peluru air diangkat dan dimasukin ke kolam Indonesia Tenggelam. Di kolam Indonesia tenggelam juga ada mahasiswa dari tetangga sebelah yang kebanyakan adalah wanita yang diceburin, ckckckck, kami para kaum adam langsung deh curi-curi pandang, huahuahua :)) . Setelah itu, kita semua barsama-sama membersihkan bekas-bekas peluru air yang telah dipakai perang air tadi, dan terakhir ada evaluasi (saya ga ikut, udah capek, hehehe).

Keika pulang saya sempat berpikir, kapan saya akan wisuda? mau apa saya setelah wisuda? sampai saat ini saya belum berpikir sejauh itu. Saya juga merasa ingin cepat lulus, cepat diwisuda, cepat mendapat kerja dan membahagiakan orang tua. Saya sempat merenung lumayan lama akan hal ini. Ya Allah, mudahkanlah aku dalam menjalani kuliah ini agar cepat lulus dengan hasil yang memuaskan, amien!

October 28, 2007 - Posted by | Corat-Coret

No comments yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: