A Story About…

Just an Ordinary Person

My OHU… (Part 3)

Logo OHU

Keesokan hari setelah saya memutuskan untuk kembali menjadi panitia OHU, saya datang pada rapat panitia dengan teman-teman dari unit. Saya memberi kabar ke teman-teman panitia dengan menunjukkan forum yang saya dan teman-teman dari ARC buat malem sebelumnya. Saya juga katakan ke teman-teman, saya akan membantu OHU di divisi apapun. Jika saya bisa bantu angkat kardus, saya akan bantu angkat kardus, apapun lah, asal ga ada sangkut pautnya ama pmb. Saat itu teman-teman panitia sangat senang mendengar saya bergabung lagi dengan panitia OHU.

Setelah itu saya berpindah sekre dari ARC ke sekre OHU (sebelah HMIF). komputer saya pun saya pindahkan ke sekre OHU. Tapi ternyata sekre tersebut adalah sekre pmb, jadi anak2 pmb pun bermarkas di situ. Tapi komputer saya tetap untuk OHU, saya bikin login OHU dan admin aja, nggak ada login pmb. Hampir setiap hari saya membantu anak divisi artistik yang tinggal sedikit karena banyak anak-anaknya yang ditarik ke panitia lapangan pmb. Beuh, nggak bener ini, kenapa mereka diwajibkan masuk ke lapangan, tapi OHU dan non-lapangannya tidak dipedulikan, kalau begitu, buat apa ada divisi di bawah sekjen non-lap? kalo emang ga dipedulikan, ya ga usah dibentuk divisi tersebut. Sejak anak-anak pmb sering ke sekre itu, saya merasa tidak nyaman di situ, dan akhirnya saya jarang nginep lagi di situ. Sering juga marah-marah kalo ada anak pmb yang ga peduli ama sekre, yang di sekre cuma nyampah doank, bahkan ada yang ngajakin nonton anak artistik yang lagi kerja.

Suatu hari saya dipanggil ama seorang teman di OHU, diajak ngobrol. Ternyata di situ ada kordiv pubdok pmb juga, dan dia bilang kalo dia kewalahan ngurusin pubdok, kemudian dia minta bantuan saya dan tim saya. Saya udah mutusin untuk tidak mengurusi pubdok lagi, akhirnya saya tanya ke salah seorang tim saya apakah dia mau membantu pubdok pmb, dan dia bersedia, akhirnya dia yang membantu kordiv pubdok pmb. Desaim-desain media publikasi dari tim saya juga diminta oleh kordiv pubdok pmb, katanya sayang kan udah didesain tapi ga dimanfaatin. Saya sih terserah yang mendesain, karena yang mendesain setuju ya sok aja dicetak. Tapi suatu saat kordiv itu minta mencantumkan logo pmb di media publikasi OHU, kalo saya yang mendesain sih saya akan menolaknya, “Take it or Leave it“. Tapi karena yang mendesain setuju aja(aslinya agak berat) akhirnya ditambahkan juga logo pmb. Tetapi tidak cukup demikian, mereka minta ditambahi tulisan “pmb km itb mempersembahkan” gitu2 deh. Saya makin tidak habis pikir, mau mereka apa sih? udah minta, dikasih, tapi minta lebih. Karena jengkel, di tengah2 saya sempat “menyetir” kordiv pubdok pmb itu. Kemudian terdengar slentingan2 yang tidak enak tentang publikasi OHU, sampai2 kordiv pubdok pmb kena semprot gitu.

Dan suatu saat setelah itu saya dan teman2 saya diajak rakor pmb (kok tumben?). di situ ternyata dipermasalahkan tentang publikasi OHU. Ada salah seorang yang mengatakan, kenapa sih publikasi dari dulu hanya OHU aja, sedangkan acara yang lain ga ada, selain itu juga mempermasalahkan desain kita yang tidak mau mencantumkan logo pmb ato tulisan “pmb kam itb” itu. Nah di situ teman saya yang mendesain agak kurang bisa bicara di depan umum, akhirnya saya yang berbicara. Pertama, kalau acara lain mau bikin publikasi sebesar apapun, mau menutupi ITB sekalipun, silahkan saja, tapi jangan suruh kami (tim saya). Kedua, jika desain media publikasi itu dianggap bermasalah, jangan dipakai, buang aja, toh saya dan tim saya udah mundur dari pubdok kok. kami udah menurut sedikit ke pmb, mereka minta pasang logo pmb, kami pasang, eh minta lebih, dipermasalahkan lagi, maunya apa? kalo ga mau make tu desain ya ya buang aja…!! Saya kesal sekali waktu rakor itu. Dan teman saya yang mendesain media itu langsung angkat kaki dari rakor dan ga mau datang ke sekre lagi.

Saya tetap membantu aynak2 artistik OHU, sesekali juga membantu divisi yang lain, pokoknya apa aja yang butuh bantuan dan saya bisa membantu pasti saya bantu. Serabutan lah pokoknya. Soalnya anak2 OHU pada ngilang karena ditarik ke lapangan.

Mau tau puncak dari OHU ini dan perseteruan kami dengan pmb…?? To be contine ke part 4 :p

December 12, 2007 - Posted by | Kampus

1 Comment »

  1. sing penting tertib ojo jotos-jotosan yo mas yo!!!! :p

    Comment by manyun | April 20, 2008 | Reply


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: