A Story About…

Just an Ordinary Person

Ada apa dengan facebook?

Akhir-akhir ini sepertinya ada yang aneh dengan facebook, awalnya teman saya yang mengalaminya dan bertanya kepada saya, tapi kemudian saya juga ikut mengalami error di facebook itu. Dalam 3 hari terakhir ini makin sering error tersebut muncul, errornya adalah Service Unavailable – DNS failure ,  berikut skrinsutnya:

facebook error

Ada apakah gerangan…??? Hayo adminnya benerin tuh, hehehehe… 😀

April 19, 2010 Posted by | Curhat, Internet | , | 32 Comments

Kehilangan Kamera di Bagasi Pesawat

Wah, udah lama banget nih gak nulis di sini, kesibukan saya setelah lulus membuat lupa kalo saya punya blog, hehehe..

Kali ini saya cuma ingin cerita aja pengalaman saya beberapa waktu yang lalu. Waktu itu saya ada kegiatan di Jakarta hari Senin tanggal 5 April 2010, karena hari Jum’at sudah libur, saya berangkat dari Batam hari Kamis sore, dan main-main dulu ke Bandung. Saya berangkat dengan salah satu maskapai penerbangan yang sudah lama beroperasi di Indonesia, karena tiket Batam-Bandung sangat mahal pada waktu itu, saya putuskan untuk ke Jakarta dulu, trus naik travel ke Bandung dari Bandara Sukarno-Hatta. Jadwal pesawat saya take off dari bandara Hang Nadim Batam pukul 18.30, tapi karena delay, jadi baru take off pukul 19.00. Di bandara koper saya dimasukkan ke dalam bagasi pesawat, koper tersebut resletingnya sudah saya kunci pake gembok, dan kamera digital saya ada di dalam koper itu, saya pikir karena sudah digembok aman lah.

Sampai di Bandara Sukarno-Hatta tidak ada kecurigaan sedikit pun kalau koper saya telah dibuka, karena gembok masih utuh dan resleting tidak rusak. Langsung saja saya cari travel yang menuju ke Bandung. Sampai di Bandung juga saya pikir masih aman-aman saja, gak ada kecurigaan sama sekali. Karena capek, akhirnya saya langsung tidur di kosan teman saya. Ketika pagi barulah koper itu saya buka, kunci gembok masih saya bawa beserta serepnya. Ketika saya buka dan saya mau ambil itu kamera, ternyata yang tersisa hanya bungkusnya saja, kameranya HILANG…!!!!

Canggih banget deh, resleting tidak rusak, kunci gembok tidak rusak, bungkus kamera dan card reader juga masih ada di dalam koper, tetapi kameranya hilang. Kata teman-teman saya emang ada cara untuk membuka resleting yang digembok lalu ditutup lagi tanpa ada bekas sedikitpun. Kejahatan sekarang makin canggih. Jadi berhati hatilah jika meletakkan barang berharga di dalam koper ketika koper tersebut harus masuk bagasi pesawat. Lebih aman kalau koper itu dililit ama plastik (biasanya di bandara ada kan jasa untuk membungkus tas koper dengan plastik), jadi kelihatan kalo koper itu telah dibuka di dalam bagasi pesawat.

Hmmm, sepertinya emang bukan rejeki saya untuk memiliki kamera tersebut, kamera tersebut telah banyak menemani saya dalam mendokumentasikan kegiatan-kegiatan dalam hidup saya (tsah.. opo toh iki?? :mrgreen: ), semoga saja saya dapat lebih berhati-hati ke depannya. Ingat pesan bang Napi “Kejahatan timbul bukan hanya karena ada niat si pelaku, tapi juga karena ada kesempatan, WASPADALAH…!!! WASPADALAH…!!!

April 19, 2010 Posted by | agak serius, Curhat | , , , | 2 Comments

Penipuan Tarif Parkir

Kemarin saya pergi ke salah satu tempat makan yang ada di Bandung, dan di situ seperti biasa motor saya parkir di sekitar tempat itu, tepatnya di depan tempat makan tersebut. Waktu saya mau pulang, tiba-tiba ada seseorang yang menghampiri (tukang parkir tanpa seragam ceritanya), lalu yaaa seperti tukang parkir gitu, tiba-tiba ngatur, lalu saya kasih dia uang 500 rupiah,tapi apa yang terjadi? orang tersebut tidak terima dan meminta 1000 rupiah, singkat cerita terjadi percakapan antara saya dan orang tersebut. (TP = Tukang Parkir)

Saya : Lho Pak, di mana-mana parkir motor itu 500 rupiah.
TP : Wah, udah gak jaman mas 500, sekarang 1000.
Saya : di perda itu malah 300 lho untuk motor
TP : ini di karcis saya 1000 rupiah (sambil nunjukin karcis)
Saya : (agak emosi), lho tadi saya parkir di sini gak dikasih karcis (langsung saya ambil karcis dari tangan si Bapak).

Karena males berdebat lebih lama akhirnya saya kasih 1000 untuk parkir. Yang menarik lagi, di karcis itu memang tertulis 1000 rupiah untuk roda 2 (motor) untuk 1x parkir maksimal 1 jam. Tertulis juga sesuai dengan PERDA NO. 14 TAHUN 2001.Berikut gambarnya

Karcis Parkir

Karcis Parkir

Kemudian saya cari di internet apakah benar tarif itu sesuai dengan perda. Saya dapat sumbernya di sini.
di situ tertulis dengan jelas bahwa untuk sepeda motor tarifnya 300 rupiah untuk 1x parkir maksimal 2 jam.

Perda NO 14 tahun 2001

Perda NO 14 tahun 2001

Nah lhooooooo, penipuan telah dilakukan dengan jelas oleh tukang parkir tersebut. buktinya pun sangat jelas.

Bukan masalah uang 1000-nya sih, kalau memang tukang parkir itu kerja dengan benar, mengatur waktu saya datang ke tempat itu, terus saya dikasih tiket, mungkin saya kasih 1000 juga gapapa, tapi waktu datang dia ga ngapa-ngapain, waktu pulang tiba-tiba minta tarif parkir, itu namanya kerja gak serius, mau enaknya aja…

berhati hatilah, penipuan terjadi di mana saja, WASPADALAH, WASPADALAH…!!! :mrgreen:

October 5, 2009 Posted by | agak serius, Corat-Coret, Curhat | , , , | 12 Comments

Titip Absen

Beberapa waktu yang lalu saya melihat ada tempelan di papan pengumuman Lab Telmat, pengumuman ini cukup menarik perhatian saya. Berikut skrinsutnya (identitas dari yang bersangkutan sengaja disamarkan).

image0041

di pengumuman yang dibuat oleh kordas (kordinator asisten) ditulis WAJIB hadir responsi bagi yang mengikuti praktikum ini…!!

Hmmm, bahkan di responsi praktikum yang sangat penting ini ada mahasiswa yang titip absen? Mengapa tidak izin kalau emang benar-benar tidak bisa mengikuti responsi tersebut? Saya yakin kalau emang benar-benar tidak bisa mengikuti responsi dengan alasan yang masuk akal pasti kordasnya memberikan izin (tapi kalau ketahuan alasannya itu ngasal dan ngebohong, bisa lebih gawat lagi akibatnya). Untung bukan saya yang jadi kordas untuk praktikum ini, kalau saya yang jadi kordas mungkin tidak cukup dengan menulis pernyataan seperti di atas… :mrgreen:

Maaf untuk yang merasa melakukan perbuatan itu, saya cuma ingin mengatakan tolong hargai para asisten yang susah payah menyiapkan praktikum, terutama kordinator asisten. Menjadi kordinator asisten itu tidak mudah, banyak yang harus disiapkan dengan matang, berkorban banyak sekali, tapi dengan adanya praktikan yang tidak serius, sangat wajar kalau mereka merasa kurang dihargai. Mungkin kalian mengira saya ini sok2an, sombong, galak, dan sebagainya (waktu jadi kordas dulu keknya terpilih jadi asisten tergalak :D), terserah kalian mau bilang apa, nanti jika kalian merasakan jadi asisten atau kordinator asisten (terutama praktikum yang harus memulainya dari NOL seperti praktikum di atas), kalian akan merasakan bagaimana susahnya. (ceritanya curhat nih, hehehe…)

May 4, 2009 Posted by | agak serius, Corat-Coret, Curhat, Kampus | 24 Comments

Berapa Tarif Parkir Sepeda Motor???

Saya bingung dengan tarif parkir motor yang ada di pinggir jalan, di warung warung, di superparket, dsb. Jika dikasih 500 rupiah diterima, dikasih 1000 rupiah tidak dikasih kembalian (padahal di tempat yang sama), jadi yang benar berapa tarif parkir ini…?? Ada yang tau..?? Kalau dikasih 5000 rupiah dikembalikan berapa ya? atau tidak dikasih kembalian juga..?? -_-

May 4, 2009 Posted by | Corat-Coret, Curhat | , , | 4 Comments

Di Mana Intelektualitas Mahasiswa..??

Pagi ini ada yang cukup menarik perhatian saya ketika akan kuliah. Yaitu tulisan yang sangat besar, namun tulisan ini berada pada DINDING dari salah satu gedung kuliah, kebetulan pagi ini saya kuliah di gedung tersebut. Berikut skrinsutnya:

220420091638

1

Jadi? Di mana Intelektualitas mahasiswa jika mereka melakukan hal seperti ini? Di mana intelektualitas mahasiswa jika masih saja melakukan kekerasan?

April 22, 2009 Posted by | agak serius, Corat-Coret, Curhat, Kampus | , , , , | 14 Comments

Demi Waktu

Mengapa saya menulis judul seperti itu? Karena beberapa hari ini ada masalah dengan waktu yang bikin saya agak gregetan juga. Apakah susah untuk “tepat waktu”? Apakah orang Indonesia terkenal dengan “jam karet”? Apakah hal ini sudah membudaya?

Kemarin, saya ada jadwal kuliah jam 7 pagi, saya datang ke kampus sebelum jam 7, jam 7 kurang 3 menit saya sudah berada di kelas, dan apa yang saya lihat…?? Di dalam kelas hanya ada 2 orang mahasiswa, padahal peserta kelas itu jumlahnya lebih dari 100 orang, di manakah yang lain..?? Menunggu, dan menunggu… akhirnya saya foto keadaan kelas beberapa saat kemudian, gambar di bawah ini adalah keadaan saat itu, dan di sampingnya gambar jam tangan saya (menunjukkan jam berapa saat itu). Maaf kalau gambarnya kurang jelas, maklum hanya kamera HP biasa.

Kondisi kelas jam 7.10

Kondisi kelas jam 7.08 WIB

Lihat kan? Jam 7 lebih 8 menit dari sekitar 100 mahasiswa, yang datang hanya 2 orang, plus saya jadi 3 orang. Dan ketika Bapak dosen datang, kembali saya foto keadaan kelas dan jam tangan saya (kali ini difoto tampak belakang, karena saya sudah berada di tempat duduk).

Kondisi kelas ketika Dosen datang

Kondisi kelas ketika Dosen datang

Waktu itu saya duduk di barisan belakang, jadi hampir semua mahasiswa yang ada saat itu masuk di gambar ini. Lihat kan? kira-kira hanya sekitar 30 mahasiswa yang datang, dan itu juga jam 7.23 WIB. Ada juga mahasiswa yang baru datang jam 8 lebih. Sebegitu parahnya kah orang Indonesia dalam kurangnya menghargai waktu..?? Continue reading

March 12, 2009 Posted by | Corat-Coret, Curhat, Kampus | , , , | 14 Comments